← Semua riset Asosiasi & Registri Petani Organik Bali

Paparan pestisida sebelum melahirkan dan dampak buruk reproduksi: Bukti epidemiologis dan wawasan mekanistik

The National Center for Biotechnology Information 31 Jul 2026, 17:18

Meluasnya penggunaan pestisida telah menyebabkan limbah lingkungan hidup di mana-mana, sehingga menimbulkan risiko bagi kelompok rentan, termasuk wanita hamil dan tahap perkembangan janin/neonatal. Sejumlah penelitian epidemiologi telah menunjukkan bahwa paparan pestisida pada ibu berhubungan dengan dampak buruk pada reproduksi, termasuk komplikasi kehamilan dan dampak buruk pada kelahiran bayi baru lahir. Artikel ini mengulas dampak paparan pestisida pada ibu (termasuk insektisida, herbisida, dan fungisida) terhadap komplikasi kehamilan termasuk aborsi spontan, keguguran berulang, diabetes melitus gestasional, hipertensi gestasional, dan preeklampsia. Dampak juga dievaluasi terhadap hasil kelahiran neonatal (termasuk berat badan lahir, panjang badan, lingkar kepala dan usia kehamilan). Mekanisme biologis potensial yang menghubungkan paparan pestisida dan dampak buruk reproduksi yang diidentifikasi melalui studi epidemiologi, termasuk modifikasi epigenetik, jalur molekuler, dan polimorfisme genetik, dirangkum lebih lanjut. Berdasarkan ringkasan kami, kami menemukan bahwa hubungan antara pestisida dan komplikasi kehamilan belum diteliti secara memadai, dan penelitian mengenai pestisida dan hasil kelahiran memberikan hasil yang tidak konsisten karena penelitian mengenai potensi mekanisme biologis masih relatif terbatas. Kesenjangan pengetahuan ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut mengenai hubungan penting ini.

Baca studinya